DI sebuah kebun binatang terjadi keributan. Yaklep kebetulan menjadi penjaga Singa ribut dengan atasannya, Kepala Kebun Binatang. Sang atasan marah besar karena kandang Singa lupa tidak terkunci oleh Yaklep.
Kepala :"Kamu benar-benar ceroboh...!
Yaklep :”Loooh ko bisa...? ”
Kepala :”Semalam kandang tidak ko kunci tooo..”
Yaklep :”Memangnya knapa...?”
Kepala :”Bahaya tau...!"
Yaklep :”Tenanglah Boss”
Kepala :”Tenang, tenang. Enak di ko”
Yaklep :”Tra bakal orang berani pancuri Singa"
Kepala : "Dasar!"
28 Januari 2009
22 Januari 2009
Pembohong
SAAT sebuah gedung bangunan runtuh, Yaklep diinterview oleh petugas, karena Yaklep dialah pemborong yang membangun gedung roboh itu. Interviewnya sebagai berikut.
Petugas:"Apakah kamu mengerjakan proyek ini sesuai spesifikasi campuran beton ?"
Yaklep :"Ya pak..."
Petugas:"Apakah campuran 1 : 2 ?"
Yaklep :"Ya pak, betul"
Petugas:"Lantas menurut kamu kenapa bisa runtuh ?"
Yaklep :"Wah.. Mungkin anak buah saya salah dengar perintah campuran 1 : 2"
Petugas:"Maksudnya ?"
Yaklep :"1 truk pasir dicampur 2 zak semen, pak."
Petugas : …&%@?!.... (dasar pembor…hong)
Petugas:"Apakah kamu mengerjakan proyek ini sesuai spesifikasi campuran beton ?"
Yaklep :"Ya pak..."
Petugas:"Apakah campuran 1 : 2 ?"
Yaklep :"Ya pak, betul"
Petugas:"Lantas menurut kamu kenapa bisa runtuh ?"
Yaklep :"Wah.. Mungkin anak buah saya salah dengar perintah campuran 1 : 2"
Petugas:"Maksudnya ?"
Yaklep :"1 truk pasir dicampur 2 zak semen, pak."
Petugas : …&%@?!.... (dasar pembor…hong)
16 Januari 2009
Getah Banyak
YAKLEP de jalan deng Cucu di Taman Imbi. Cucu ini cantik baru bodi poco-poco. Dorang jalan baru anak-anak muda banyak kumpul di taman Imbi panggil-panggil cucu ini: "..... Mangga! Mo kemana?"
Cucu :”Iyo... sa dgn tete mau ke doxem" .... (Dok sembilan maksudnya).
Yaklep:"Bah Cucu, dorang panggil ko kah?" "Ko pu nama Mangga kah?"
Cucu : "Nene, mangga itu artinya ceweq...."
Yaklep: "Oooo... jadi kalo ceweq itu mangga, baru Nene itu apa?"
Cucu : "Kalo Tete itu Nangka".
Yaklep: "Booooo Cucu, Nene GETAH BANYAK jadi dong panggil NANGKA ...e"...
Cucu :”Iyo... sa dgn tete mau ke doxem" .... (Dok sembilan maksudnya).
Yaklep:"Bah Cucu, dorang panggil ko kah?" "Ko pu nama Mangga kah?"
Cucu : "Nene, mangga itu artinya ceweq...."
Yaklep: "Oooo... jadi kalo ceweq itu mangga, baru Nene itu apa?"
Cucu : "Kalo Tete itu Nangka".
Yaklep: "Booooo Cucu, Nene GETAH BANYAK jadi dong panggil NANGKA ...e"...
15 Januari 2009
Ancaman Mertua
BEGITU menikah, Yaklep baru sadar kalau dia mertua sangat menyayangi sama dia pu istri. Sikapnya yang begitu melindungi istrinya kadang-kadang membuat Yaklep terganggu. Setiap ada kesempatan, ibu mertuanya selalu berkata, "Kalo ko sakiti hati sa pu anak, sa akan bangkit dari kubur dan ganggu ko." Setahun kemudian ibu mertuanya sakit. Sebelum meninggal, dia memanggil Yaklep dan berbisik ke telinganya, "Ko harus buat putriku bahagia, kalau tidak sa akan bangkit dari kubur dan menghantui seumur hidupmu." Selesai berkata, ibu mertua Yaklep pun meninggal dunia. Sebulan berlalu ketika Yaklep bertemu dengan sahabat lamanya, Markus. "Aku ikut berduka dengan meninggalnya ibu mertuamu. Bagaimana dengan ancamannya itu, kamu tra takut?". “Trada sedikitpun sa takut, karma waktu sa kubur dia pu posisi tubuhnya sa kase tengkurep," jawab Yaklep.
11 Januari 2009
Tinggal Satu
SEORANG penjual daging ayam tinggal punyai 1 ekor ayam. Tapi dia tak mau kase tahu pembeli. Ia ia selalu pura-pura ke belakang toko, seolah-olah dia sedang memilih ayam dari kandang.
Sambil menendang kandang dan ayam berkotek-kotek ayam, dia bergegas bawa satu-satunya ayam dan dijualnya kepada Yaklep.
Penjual menimbang ayam itu dan berkata, "Pace, ayam ini dia pu harga Rp. 26 Ribu."
Yaklep menjawab, "Tra masalah, tapi sa butuh ayam lebe besar."
Penjual ke belakang toko dan "membuat" keributan, dan kembali ke toko dengan membawa ayam yang sama dan berkata bahwa harganya itu Rp. 30 Ribu.
Yaklep menjawab, "Kalo begitu, sa beli dua-duanya." Penjual : ??##$$%^%&
Sambil menendang kandang dan ayam berkotek-kotek ayam, dia bergegas bawa satu-satunya ayam dan dijualnya kepada Yaklep.
Penjual menimbang ayam itu dan berkata, "Pace, ayam ini dia pu harga Rp. 26 Ribu."
Yaklep menjawab, "Tra masalah, tapi sa butuh ayam lebe besar."
Penjual ke belakang toko dan "membuat" keributan, dan kembali ke toko dengan membawa ayam yang sama dan berkata bahwa harganya itu Rp. 30 Ribu.
Yaklep menjawab, "Kalo begitu, sa beli dua-duanya." Penjual : ??##$$%^%&
Langganan:
Postingan (Atom)

